Tak Terima Dilaporkan ke Polisi, Pria Ini Tusuk Sopir Angkot

Awaludin, Jurnalis
Minggu 18 September 2022 18:29 WIB
Illustrasi (foto: Freepick)
Share :

AMBON - Seorang pria berinisial BP alias Bepeng nekat menusuk seorang sopir angkutan kota (angkot) jurusan Terminal Mardika-Kudamati, Wellem Suripaty (31), di kawasan Kudamati pada Jumat 16 September 2022.

"BP alis Beleng sekarang telah ditetapkan sebagai tersangka, tertangkap di Wayame," kata Kasi Humas Polresta Pulau Ambon, Ipda Moyo Utomo, seperti dilansir Antara, Minggu (18/9/2022).

Menurut dia, tindak pidana yang dilakukan korban diduga karena tidak terima dilaporkan korban ke Polsek Nusaniwe akibat kasus penganiayaan yang dilakukan Beleng terhadap Wellem dua bulan lalu.

 BACA JUGA:Buntut Penusukan Aparat Desa, Kapolsek Nyalindung Kena Bacok saat Redam Amukan Massa

Sementara itu, Kapolsek Nusaniwe Iptu John Anakotta mengatakan, penangkapan tersangka dilakukan personelnya sesuai Sprint Kapolsek untuk mengamankan pelaku secepatnya.

"Ketika diamankan, pelaku tidak melakukan perlawanan dan langsung dibawa ke Polsek Nusnaiwe untuk diproses hukum," kata Kapolsek.

 BACA JUGA:Penusuk Siswa SMP di Merangin Ditangkap di Persembunyiannya

Kapolsek juga telah mendatangi rumah korban dan memberikan edukasi kepada keluarga korban untuk tidak perlu melakukan aksi balas-balasan dan serahkan penanganannya kepada kepolisian.

"Bagi semua lapisan masyarakat agar jangan main hakim sendiri ketika ada persoalan hukum, karena akan merugikan diri sendiri dan orang lain yang berdampak pada gangguan kamtibmas," ujarnya.

Polsek Nusaniwe juga tidak pernah bersikap toleran terhadap semua pelaku-pelaku kejahatan, karena pasti diproses hukum.

"Percaya semua persoalan hukum kepada kepolisian, karena lambat atau cepat pasti semua dituntaskan dan tidak ada persoalan yang dilaporkan namun tidak ditindaklanjuti," ujar Kapolsek.

Dia mengajak semua pihak untuk bersama menjaga situasi kamtibmas yang semakin kondusif dan persoalan orang per orang diselesaikan dengan tidak membawanya ke persoalan kelompok, kampung atau pun agama karena itu sebuah kesalahan fatal.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya