Wilayah Tepi Barat Palestina telah dibangun dan dikembangkan oleh Israel dengan membangun ribuan perumahan yahudi. Israel juga tidak mau membagi ibukota Jerusalem menjadi dua, sebagaimana tuntutan pihak Palestina yang menghendaki Jerusalem Timur.
“Masalah lain yang juga berat adalah 5 juta pengungsi Palestina yang terpaksa mengungsi sejak Perang 1948. Para pengungsi Palestina pasti ingin kembali ke tanah asal mereka, sementara Israel menolak karena salah satu pertimbangan, yakni perubahan komposisi penduduk, yang akan berubah paska kembalinya para pengungsi Palestina,” bebernya.
Di sisi lain, global power shifting dengan munculnya China sebagai kekuatan ekonomi baru, harus jadi momentum penting. OKI harus diberdayakan untuk menggoalkan ide Solusi Dua Negara.