Tragedi di Stadion Kanjuruhan Jadi Bencana Sepak Bola Terbesar Kedua di Dunia, Jokowi Minta Liga Dihentikan

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Minggu 02 Oktober 2022 14:29 WIB
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur/Antara
Share :

MALANG - Kerusuhan terjadi setelah laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya usai, pada Sabtu (1/10) petang. Korban meninggal dunia kini mencapai 174 orang, menurut keterangan resmi.

Presiden Joko Widodo pada Minggu (2/10/2022) memerintahkan Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk "mengusut tuntas kasus ini".

Mantan wali kota Solo ini juga telah memerintahkan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dan Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali untuk "melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan sepak bola dan juga prosedur pengamanan penyelenggaraannya."

Sementara ini, kata Presiden Jokowi, Liga 1 akan dihentikan sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan penyelenggaraannya.

"Jangan sampai ada lagi tragedi kemanusiaan seperti ini, di masa yang akan datang," tambah Presiden Jokowi.

Presiden juga telah memerintahkan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa untuk memantau korban luka.

"Khusus pelayanan medis bagi korban, yang sedang dirawat di rumah sakit agar mendapatkan pelayanan terbaik," kata presiden.

Terbesar kedua dalam sejarah

Korban jiwa dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan ini menjadi bencana terbesar kedua dalam sejarah sepak bola global.

Pada 1964, sebanyak 328 orang meninggal dunia di Stadion Estadio Nacional di Lima, Peru, dalam pertandingan antara Peru dengan Argentina - juga setelah polisi menembakkan gas air mata yang menyebabkan eksodus massal.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya