"Yang berat ke sini biasanya negara-negara yang demokratik murni," jelasnya.
Kemudian, ada negara yang kombinasi dengan monarki dalam sejarahnya. Pendekatan seperti ini memberikan informasi dengan penekanan tetap berhati-hati dalam memberikan atau menyampaikan.
"Itu sangat rinci, detailing dalam hal protokol kerahasiaan negara," tambahnya.
Kemudian, pendekatan ketiga yakni pada negara-negara jasa atau singgah yang banyak pertimbangan bisnis atau komersil.
Ketika pendekatannya dalam pelayan harus mudah dan cepat seperti Australia.
"Nah di Indonesia ini ciri khasnya kombinasi, tiga-tiganya ciri khas Indonesia seperti itu. Indonsia termasuk kuat. Jadi kita ada dua basis kuat, konstitusi ada dan Undang-Undang sendiri regulasi khusus ada. Jadi Indonsia memiliki dasar kuat hukum untuk memastikan warganya mengakses informasi," tutupnya.
(Natalia Bulan)