Update Gempa di Taput, 1 Warga Meninggal Belasan Korban Luka

Robert Fernando H Siregar, Jurnalis
Minggu 02 Oktober 2022 01:49 WIB
Dampak gempa Taput (Foto: MPI)
Share :

TAPANULI UTARA - Pasca gempa bumi dengan Magnitudo (M) 6,0 mengguncang Ibukota Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Provinsi Sumatera Utara, Sabtu dini hari 1 Oktober 2022, sekira Pukul 2.28WIB, satu warga Tarutung meninggal dunia, belasan luka-luka dan terjadi kerusakan yang parah pada rumah penduduk, fasilitas umum, rumah ibadah dan terjadi longsoran gunung.

Terpantau awak MPI, Sabtu 1 Oktober 2022, kerusakan rumah penduduk, fasilitas umum dan rumah ibadah terjadi di Tarutung, Kecamatan Sipoholon dan Siatas Barita dan Kecamatan Pagaran Taput.

Kasi Humas Polres Taput, Walpon Baringbing menerangkan, satu warga meninggal, yakni Leo Sihombing (62), penduduk Jalan Kornel Simanjuntak nomor 9 Tarutung, dikarenakan sakit jantung diakibatkan guncangan gempa bumi.

Walpon Baringbing menjelaskan, korban luka-luka, masing-masing, Candra A.P, (24), penduduk Desa Sidagal Siatas Barita, anggota Satpol PP Taput itu tertimpa lemari di kantor Kejaksaan Taput di Tarutung. Dia menderita luka robek di kepala, pipi kiri dan bibir bawah.

Indah Lumbantobing (12)Pr, penduduk Jalan Sisingamangaraja Tarutung, luka ringan, mata lecet bengkak dan lembam tertimpa lemari. Elisabet boru Lumbantoruan (18), mahasiswi Akper Taput, jatuh dari tempat tidur asrama dan patah kaki sebelah kiri pergelangan mata kaki.

Febrian Manalu (21), penduduk Jalan HKI Tarutung, luka robek di tangan kanan dan kiri serta di belakang telinga, di kaki kiri, dikarenakan tertimpa asbes rumah. Romauli Nababan (24), penduduk Desa Tapian Nauli Simorangkir Siatas Barita mengalami pendarahan, dikarenakan terkejut atau syok akibat gempa bumi.

Panti Hutabarat (52), penduduk Desa Hapoltahan Tarutung, luka robek besar di kepala, tertimpa lemari dan asbes rumah. Jonatan Manalu, (6), penduduk pajak Tarutung, luka robek di kaki sebelah kiri, dikarekakan jatuh saat hendak keluar dari rumah. Stevanus Sitinjak (14), penduduk Desa Situmeang Habinsaran Sipoholon, tertimpa dinding beton rumah di kepala dan dada hingga keluar darah dari telinga.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya