PALEMBANG - Potret dunia pendidikan kembali heboh. Kali ini terjadi dugaan penganiayaan mahasiswa baru (Maba) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang saat mengikuti pendidikan dasar (Diksar) Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus (UKMK) Penelitian dan Pengembangan (Litbang) di Bumi Perkemahan Gandus Palembang.
BACA JUGA:2 Bulan Hilang, Gadis Cianjur Dipaksa Nikah Siri dan Alami Penganiayaan
Maimunah, ibu dari mahasiswa baru UIN Raden Fatah Palembang bernama Umar mengatakan, bahwa anaknya mengalami sejumlah luka akibat mengikuti Diksar yang dilaksanakan selama empat hari sejak 29 September hingga 2 Oktober kemarin.
"Anak saya mengalami penyiksaan, banyak luka, ada luka karena disundut api rokok di bagian muka. Gara-gara itu dia trauma ke kampus dan ingin putus kuliah," ujar Maimunah saat ditemui di Rumah Sakit Hermina Palembang, Senin (3/10/2022).
BACA JUGA:Bocah 6 Tahun, Korban Penganiayaan oleh Ibu Angkat, Akhirnya Dipertemukan dengan Ibu Kandungnya
Hingga kini, Umar diketahui masih terbaring lemah di rumah sakit akibat menderita sejumlah luka seperti bengkak di bagian telinga, mata, lengan lebam membiru dan juga terdapat bekas pukulan di kepala.
"Dia juga mengalami kekerasan seksual, ditelanjangi dan disiksa. Biadab sekali mereka memperlakukan anakku seperti binatang," ucap Maimunah.