JAKARTA - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Kanjuruhan telah melakukan rapat perdananya, di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Jakarta Pusat, Selasa (4/10/2022) malam.
Ketua TGIPF Sekaligus Menkopolhukam, Mahfud MD menyebut, pihaknya bakal segera merekomendasikan penjatuhan sanksi kepada pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran di tragedi Kanjuruhan yang telah menewaskan lebih dari 100 orang.
BACA JUGA:Ferdy Sambo Keluar dari Kejagung: Minta Maaf ke Orangtua Brigadir J
"Tim akan merekomendasikan penjatuhan sanksi bagi pihak-pihak yang melakukan pelanggaran. Selain itu, Tim juga akan merekomendasikan sinkronisasi regulasi baik regulasi FIFA dan peraturan perundangan kita," ujar Mahfud dalam akun instagram @mahfudmd, Kamis (5/10/2022).
Lebih lanjut, Mahfud menuturkan, nantinya peraturan tersebut tidak hanya ditujukan kepada suporter maupun tim sepak bola. Namun, bagi aparat keamanan hingga official.
"Dan tentu sosialisasi serta pemahaman kepada seluruh stakeholder sepakbola, aparat keamanan, supporter, offical, dan sebagainya. Semua pihak terlibat harus memahami peraturan ini," jelasnya.
BACA JUGA:Ferdy Sambo: Saya Sangat Emosi, Istri Saya Tidak Bersalah!
Mahfud menegaskan, TGIPF juga menekankan dan telah disetujui oleh Menpora bahwa semua kompetisi PSSI (Liga 1, 2 dan 3) dihentikan sementara sampai Presiden menyatakan bisa dinormalisasi kembali.