Anak-anak yang meninggal berusia antara satu dan lima tahun, dan tinggal di Brahmanbaria, sebuah distrik timur di mana pihak berwenang telah memerintahkan perusahaan farmasi untuk menutup operasinya.
Kejadian anak akibat gagal ginjal yang disebabkan parsetamol sirup juga terjadi di Gambia pada awal bulan ini. Setidaknya 70 anak di negara Afrika Barat itu meninggal usia mengonsumsi parasetamol buatan perusahaan India yang mengandung dietilen glikol dan etilen glikol.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengeluarkan pengumuman di situs resminya telah memberikan peringatan terkait obat-obatan yang menggunakan bahan-bahan ini.
(Rahman Asmardika)