JAKARTA- Mengenal sejarah baret ungu Marinir Korps Marinir TNI AL yang tak banyak orang tahu. Korps Marinir yang saat ini kita kenal, berada di bawah matra Angkatan Laut (AL) sebagai salah satu komando utama.
Dalam dunia militer, khususnya Angkatan Laut, warna ungu menjadi warna yang memiliki makna khusus. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan agar para prajurit muda Korps Marinir menyadari bahwa warna baret ungu diilhami dari warna bunga Bougenville yang selalu gugur sebelum layu. Menurut dia, hal itu melambangkan pengabdian prajurit Korps Marinir sebagai ksatria samudera yang selalu siap berkorban jiwa dan raga demi keutuhan dan kejayaan NKRI.
"Kesadaran inilah yang akan menuntun setiap langkah pengabdian dimanapun kalian berada sebagai petarung samudera Korps Marinir yang siap memberikan kemampuan terbaiknya dalam setiap palagan penugasan, loyalitas tanpa batas kepada TNI AL, TNI maupun bangsa dan negara," ujarnya.
Sebagai informasi, warna ungu dalam militer Indonesia digunakan pada Korps Marinir. Korps Marinir sendiri adalah satu kesatuan elite TNI AL yang lahir dari revolusi Indonesia di tanggal 15 November 1945. Satuan ini kerap terlibat dalam operasi tempur dan kemanusiaan yang diadakan oleh TNI AL.