Kisah Perjuangan Palestina Negara Pertama Akui Kemerdekaan RI di Berlin, Prabowo: Berjasa saat Indonesia Susah

Fahmi Firdaus , Jurnalis
Kamis 27 Oktober 2022 09:17 WIB
Prabowo Subianto/Tim Media Prabowo
Share :

JAKARTA - Palestina merupakan salah satu negara pertama yang mengakui Indonesia sebagai negara merdeka secara de facto, tanggal 6 September 1944 atau sebelum memproklamirkan Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

(Baca juga: Tegaskan Dukungan untuk Rakyat Palestina, Prabowo: Hati dan Doa Kami Bersamamu)

Saat itu, seorang mufti besar Palestina, Syekh Muhammad Amin Al-Husaini menyebarkannya ke seluruh dunia melalui radio berbahasa Arab di Berlin, Jerman. Palestina mendukung kemerdekaan Indonesia didasari oleh pernyataan janji Perdana Menteri Koiso pada 6 September 1944.

Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto pun menyambut baik kedatangan Perdana Menteri (PM) Palestina, Mohammad Ibrahim Shtayyeh.

Mantan Danjen Kopassus itu mencuitkan kesannya mengenai pertemuan tersebut melalui akun Twitter pribadinya, @prabowo, Rabu (26/10). Dalam sebuah foto yang diunggahnya, tampak Prabowo dan Ibrahim saling berpelukan erat.

"Kebanggaan bagi saya menyambut Perdana Menteri dari sebuah negara yang berjasa besar, yang membantu negara kita di saat susah, di saat butuh pengakuan kemerdekaan,"dikutip, Kamis 927/10/2022).

"Negara Palestina di awal kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya sekadar mengakui, tidak sekadar mendukung, tetapi berperan aktif meningkatkan pengakuan negara-negara Arab atas kemerdekaan Republik Indonesia. Kebaikan yang akan selalu diingat oleh seluruh bangsa Indonesia," cuit Prabowo lagi.

Meskipun demikian, Indonesia menegaskan posisi sebagai negara yang mendukung kemerdekaan Palestina. Bahkan, hingga kini Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel lantaran mengedepankan sikap antikolonialisasi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya