Oligarki Rusia Yevgeny Prigozhin Akui Kremlin Akan Terus Ikut Campur Tangan dalam Pemilu AS

Susi Susanti, Jurnalis
Selasa 08 November 2022 11:21 WIB
Oligarki Rusia mengaku Kremlin ikut campur tangan di pemilu AS (Foto: TASS/Zuma Press)
Share :

Tidak segera jelas seberapa serius Prigozhin dalam komentarnya, yang tampaknya dibuat agak sarkastis. Tetapi AS telah memberikan sanksi kepada Prigozhin karena mendanai Badan Riset Internet, sebuah peternakan troll Rusia yang terkenal karena dituduh ikut campur dalam beberapa pemilihan AS baru-baru ini. Prigozhin juga didakwa dengan konspirasi untuk menipu AS pada 2018 oleh penasihat khusus Robert Mueller sehubungan dengan dugaan campur tangan pemilu.

Prigozhin diketahui selama bertahun-tahun beroperasi di bayang-bayang dan di belakang layar. Dalam beberapa bulan terakhir, ia telah mengembangkan persona yang lebih ke publik, mungkin karena pergeseran keseimbangan kekuasaan di Rusia akibat kerugian yang semakin banyak di perang ukraina.

Pada September lalu, Prigozhin mengaku mendirikan Grup Wagner – sebuah kelompok tentara bayaran swasta yang dituduh melakukan kejahatan perang di Afrika, Suriah dan Ukraina – setelah bertahun-tahun menyangkal keterlibatan dengan kelompok tersebut.

Baru-baru ini, para pejabat AS dan Eropa menuduh bahwa Prigozhin mencoba menggunakan upaya perang untuk memperebutkan pengaruh yang meningkat di Kremlin. Prigozhin dilaporkan mengkonfrontasi Putin secara langsung tentang keyakinannya bahwa konflik tersebut salah urus. Namun Kremlin telah membantah bahwa para pejabat telah mengkritik manajemen perang.

Sementara itu, pejabat dan jaksa AS memperingatkan upaya peretasan serupa dan kampanye disinformasi oleh Rusia menjelang pemilihan presiden 2020 dan pemilu sela yang digelar pada Selasa (8/11/2022) waktu setempat.

Seorang peneliti rahasia mengatakan pada Kamis (3/11/2022) bahwa tersangka operasi Rusia telah menggunakan platform media sayap kanan untuk merendahkan kandidat Demokrat di Georgia, New York, Ohio dan Pennsylvania.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya