Terjerat Kasus Rasisme, Asisten Istana Kerajaan Inggris Putuskan Mundur

Alfilya Tri Maulina, Jurnalis
Kamis 01 Desember 2022 15:51 WIB
ART kerajaan Inggris memutuskan mundur usai insiden rasisme (Foto: Twitter)
Share :

LONDON - Seorang asisten rumah tangga (ART) keluarga kerajaan Inggris memutuskan mundur dari perannya setelah membuat komentar 'berbau' rasisme pada saat resepsi akbar di Istana Buckingham.

Kejadian tersebut terjadi ketika Fulani menghadiri acara pernikahan yang diselenggarakan oleh istri Raja Charles, Camilla, permaisuri, pada hari Selasa (29/11) lalu

Wanita tersebut bernama Ngozi Fulani, lahir di Inggris dan bekerja untuk kelompok pendukung kekerasan bagi perempuan keturunan Afrika dan Karibia yang terkena dampak pelecehan dalam rumah tangga.

Baca juga:  Dianggap Rasis dan Seksis, Museum di Inggris Hentikan Pameran Utama yang Telah Berjalan Selama 15 Tahun

Fulani menulis di Twitter bahwa ajudan kerajaan telah berulang kali bertanya kepadanya.

"Dari Afrika mana Anda berasal?" Setelah ditanya beberapa kali dari bagian Afrika mana dia berasal, Fulani mengatakan dia menjawab: "Saya lahir di sini dan orang Inggris."

Baca juga: Ternyata Ini Penyebab Pangeran Charles dan Pangeran Philip Tidak Akur 

Ajudan itu pun menjawab. "Tidak, tetapi dari mana Anda sebenarnya berasal, dari mana orang-orang Anda berasal?". Fulani selalu mengatakan hal yang sama. Dalam keadaan tersebut Fulani seakan-akan dipaksa untuk mengatakan "keturunan Afrika, keturunan Karibia"

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya