Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astana Anyar, Polisi Sudah Periksa 18 Saksi Termasuk Keluarga Pelaku

Billy Maulana Finkran, Jurnalis
Kamis 08 Desember 2022 16:21 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan (Foto: MPI)
Share :

BANDUNG - Polisi terus melakukan pendalaman terkait perisitwa bom bunuh diri yang terjadi di Mapolsek Astana Anyar Kota Bandung. Saat ini, polisi sudah meminta keterangan 18 orang saksi termasuk keluarga pelaku.

Hal tersebut diungkapkan Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, saat menggelar konferensi pers di Mapolrestabes Bandung, Kamis siang.

"Saat ini Polri telah memeriksa 18 orang saksi, di antaranya, 6 anggota Polsek Astana Anyar, 9 dari masyarakat, serta 3 keluraga pelaku," katanya, Kamis (8/12/2022).

Ahmad menambahkan, jenis bom yang diledakan pelaku di Mapolsek Astana Anyar merupakan jenis bom panci, yang daya ledaknya mengakibatkan sebagian bangunan Polsek Astana Anyar mangalami kerusakan.

"Satu anggota polsek meninggal dunia, sembilan anggota luka, dan satu orang warga sipil yang juga mengalami luka," imbuhnya.

Seperti diketahui teror bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar terjadi Rabu pagi, saat anggota melakukan apel pagi di halaman mapolsek.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya