GUATEMALA CITY – Gunung Berapi Fuego, yang terletak sekira 16 kilometer dari Antigua, bekas ibu kota dan objek wisata terbesar Guatemala erupsi pada Minggu, (11/12/2022).
Fuego meletus rata-rata setiap empat sampai lima tahun. Pada 2018, sebuah letusan mengirimkan sungai lava mengalir ke sisinya, menghancurkan desa San Miguel Los Lotes, menewaskan 215 orang dan menyebabkan jumlah yang sama hilang.
Pihak berwenang memantau letusan terbaru dengan cermat, dan sejauh ini, belum ada yang dievakuasi, kata Rodolfo Garcia, juru bicara perlindungan sipil.
“Dengan apa yang terjadi pada 2018, kini aparat sudah lebih sigap dan aktif,” kata Jose Sul, warga Alotenango lainnya, sebagaimana dilansir VOA.
Penduduk setempat melihat muntahan lava secara tiba-tiba pada Sabtu, (10/12/2022) malam yang membuat langit memerah.
"Orang-orang di sini terbiasa mengalami ini, dan mereka melihatnya sebagai hal biasa," kata Demetrio Pamal, seorang petani suku Maya berusia 28 tahun, kepada AFP.