Selama sepuluh tahun keberadaannya, negara itu terus-menerus berperang tidak hanya dengan Meksiko tetapi juga dengan suku Comanche yang mengintensifkan persaingan antara dua faksi politik utama di negara baru tersebut.
Akhirnya, pada tanggal 29 Desember 1845, Texas dianeksasi oleh Amerika Serikat setelah pemungutan suara populer tentang masalah tersebut.
3. Yugoslavia
Yugoslavia diketahui memiliki sejarah singkat dan berdarah. Pada akhir abad ke-17, gagasan tentang satu negara yang menyatukan semua orang Slavia Selatan lahir, tetapi hal ini baru terwujud setelah Perang Dunia Pertama.
Serbia, Kroasia, dan Slovenia dipersatukan menjadi satu bangsa yang dikenal sebagai "Negara Versailles". Baru pada 1929 pemerintah secara resmi mulai menggunakan nama "Yugoslavia".
Hanya saja, pada 1941, Yugoslavia diserbu oleh Nazi Jerman, dan setelah 11 hari, negara tersebut ditaklukkan. Nazi membaginya menjadi wilayah komponennya dan mendirikan Kroasia sebagai negara satelit fasis.
Empat tahun berselang, setelah kekalahan Nazi, Yugoslavia direformasi. Di bawah pimpinan komunis, Marsekal Josip Broz Tito, bekas negara ini meniru struktur Uni Soviet.