Cerita Jenderal Kopassus Daftar Akmil karena Nonton Bioskop hingga Jual Sepeda Demi Lolos Seleksi

Tim Okezone, Jurnalis
Sabtu 24 Desember 2022 08:30 WIB
Soegito/Foto: Istimewa
Share :


Melewati masa pengujian akhir di Cimahi ini cukup melelahkan. Namun Soegito dapat menyelesaikan setiap ujian yang dilaluinya. Mampunya Soegito melewati setiap tahap seleksi fisik, tentu tidak terlepas dari kegemarannya berolahraga. Kelenturan tubuhnya mungkin menjadi kelebihannya dibanding teman-temannya yang mengikuti seleksi waktu itu. Wajar saja, senam merupakan salah satu olahraga yang disukainya.

Meliuk-liukkan badan di atas kuda-kuda dan keseimbangan balok plus salto bisa dilakukannya. Semua kelebihan dalam olah fisik ini sangat dirasakan manfaatnya ketika ia menjadi anggota Kopassus. Di akhir masa seleksi diumumkanlah hasilnya. Disampaikan bahwa peserta yang dinyatakan lulus berjumlah 170 orang.

Setelah dinyatakan lulus, mereka kembali naik kereta api dari Bandung ke Yogya. Setiap orang sudah mengenakan seragam militer. Bukan kembali ke rumah masing-masing, tapi langsung ke Lembah Tidar, di mana AMN berada. Terbayang betapa lelahnya mereka karena nyaris tidak sempat beristirahat.

Soegito pun membenarkan bahwa kondisi mereka selama seleksi di Cimahi cukup menderita, sehingga umumnya sudah merasa malas (fatigue) dan tidur saja selama di perjalanan. Bahkan sampai hari itu pula, kebanyakan dari mereka belum sempat berkirim surat kepada orang tua masing-masing. Namun menurut Soegito, pilihan ini justru lebih masuk akal. Bayangkan kalau mereka harus pulang kampung terlebih dahulu.

Dengan kondisi moda transportasi saat itu yang jauh dari memadai, berapa lama waktu yang harus mereka habiskan untuk pulang ke rumah masing-masing dan kembali berkumpul di Magelang. Dalam satu kesempatan bersama keluarga setelah menjadi taruna, Soegito menerima banyak ucapan selamat dari kakak dan adiknya serta dari sanak saudara. Salah seorang pamannya bilang.

"Gito kamu nanti jadi officier." Pamannya yang lain lebih spontan, "Kowe pantas jadi tentara lah wong dulu nakal." Baca juga: Kesal! Jenderal Kopassus Ini Tegur Danpaspampres karena Bergaul dengan Soeharto yang Sudah Lengser Bapak Soeleman juga tidak lupa memberikan selamat dan berpesan, "Kamu tidak boleh sombong, tidak boleh sembarangan, selalu berbuat baik."

(Nanda Aria)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya