Dia memastikan seluruh gereja di Yogyakarta akan dihadiri jemaat hingga melebihi kapasitas bangku terpasang. "Soal pengaturan situasi tentu akan disikapi berbeda-beda oleh masing-masing gereja sesuai kebijakan masing-masing," ucapnya.
"Namun demikian tetap harus ditekankan aspek ketertiban, keamanan dan kesehatan serta khidmatnya misa natal," sambungnya.
Beberapa gereja di Yogjakarta, dijelaskan Andry sudah terbuka untuk umat di luar wilayah parokinya. "Mayoritas juga sudah memberlakukan 100 persen kapasitas gereja," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )