Momen Canggung dan Langka Ketika Menteri Israel Bersalaman Erat dengan Dubes Uni Emirat Arab

Susi Susanti, Jurnalis
Kamis 05 Januari 2023 11:43 WIB
Momen canggung ketika politisi kontroversial Israel bersalaman erat dengan Dubes UEA untuk Israel (Foto: Twitter)
Share :

“Ini canggung bukan hanya untuk kami (di UEA), tetapi untuk semua orang, di Amerika, dan di semua tempat,” ujar Abdulkhaleq Abdulla, seorang profesor ilmu politik di UEA, kepada CNN.

“Ini adalah dilema, tetapi cara untuk menghadapinya adalah dengan menunggu dan melihat,” lanjutnya.

Jajak pendapat oleh The Washington Institute for Near East Policy pada Juli 2022 menunjukkan bahwa dukungan untuk Abraham Accords telah menurun di negara-negara Teluk menjadi pandangan minoritas, termasuk UEA dan Bahrain, di mana lebih dari 70% publik memandang perjanjian tersebut secara negatif. Namun data juga menunjukkan bahwa sekitar 40% orang di Arab Saudi, UEA, dan Bahrain mendukung mempertahankan hubungan bisnis dan olahraga dengan Israel.

Keadaan normalisasi tampaknya menyadari hal itu. Pada Jumat, keempat negara Arab melanjutkan tradisi mendukung Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan memberikan suara di Majelis Umum untuk meminta pendapat Pengadilan Kriminal Internasional tentang konsekuensi hukum pendudukan Israel atas wilayah Palestina. Netanyahu menyebut pemungutan suara itu "tercela".

Tetapi media Israel telah melaporkan bahwa di balik layar, Emirat juga telah mengirimkan pesan keprihatinan kepada Netanyahu tentang masuknya ekstremis ke dalam pemerintahannya.

Times of Israel melaporkan dengan mengutip seorang pejabat senior, bahwa menjelang pemilihan Israel, Menteri Luar Negeri UEA Abdullah Bin Zayed memperingatkan Netanyahu agar tidak memasukkan Ben Gvir dan Smotrich dalam pemerintahannya.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya