4 Legenda Perang di Indonesia, Ada yang Rela Diberondong Peluru Agar Kawan-Kawannya Bisa Lolos

Tim Litbang MPI, Jurnalis
Jum'at 13 Januari 2023 06:03 WIB
Soeharto memberikan penghargaan kepada Agus Hernoto (ist)
Share :

JAKARTA - Perjuangan bukan hanya saat memerdekakan Indonesia, namun untuk mempertahankannya pun membutuhkan pengorbanan dari seluruh rakyat, termasuk prajurit TNI (Tentara Republik Indonesia). Mereka tak gentar memperjuangkan kemerdekaan dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia di berbagai pertempuran. Jasa-jasa mereka pun terus dikenang hingga saat ini. Berikut ini beberapa prajurit TNI yang menjadi legenda di medan perang

.

1. Agus Hernoto

Agus Hernoto merupakan sosok legenda Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat (RPKAD) atau sekarang disebut Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Ia dikenal sebagai sosok yang gigih dan tidak pantang menyerah. Semasa hidupnya, ia menghabiskan waktu untuk mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia. Karier militer Agus Hernoto dimulai saat ia menginjak umur 17 tahun dengan bergabung dalam tentara sukarela Pembela Tanah Air.

Mulai dari situ karier militernya terus naik, hingga akhirnya ia bergabung dalam RPKAD. Selama bergabung bersama RPKAD, Agus Hernoto banyak terlibat dalam penumpasan gerakan separatisme di Tanah Air. Bahkan, ia sempat dipercayai menjadi Komandan Tim Banteng Keraton yang ditugaskan di kawasan utara Fakfak.

Penugasannya dalam operasi militer inilah yang mencatatkan kisah heroik Agus dan menjadikannya seorang legenda di militer, khususnya di pasukan elite Kopassus.

Dalam keadaan terdesak, Agus yang mendapat luka tembak di kaki kiri menyuruh anak buahnya lari menyelamatkan diri tanpa perlu membawanya. Agus ditangkap Belanda lalu diinterogasi dan disiksa, namun Agus tidak sedikit pun membocorkan rahasia negara. Karena kakinya yang terluka semakin membusuk, pihak Belanda mengamputasi kaki Agus.

Meski cacat, Agus tetap tidak gentar dalam menjaga kedaulatan RI. Ia terus berkiprah membela bangsa sebagai tentara. Agus Hernoto menjadi bukti bahwa ketidaksempurnaan fisik bukanlah alasan untuk berhenti dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. Atas jasanya, Agus dianugerahi Bintang Sakti dari pemerintah Indonesia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya