Periksa Rekaman CCTV, Polisi Berhasil Identifikasi Pelaku Pelaku Penyiraman Air Keras di Tanjung Priok

Yohannes Tobing, Jurnalis
Minggu 15 Januari 2023 10:07 WIB
Kapolsek Tanjung Priok Kompol M. Yamin. (Foto: MPI)
Share :

JAKARTA – Penyelidikan kasus penyiraman air keras terhadap seorang pengendara sepeda motor di Kawasan Volker, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Kamis, (12/1/2023), menemukan titik terang. Polisi mengatakan telah dapat mengindentifikasi pelaku melalui rekaman kamera.

Kapolsek Tanjung Priok Kompol M. Yamin mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara telah melakukan penyelidikan dan mengecek CCTV di sekitar lokasi penyiraman.

BACA JUGA: Kasus Penyiraman Air Keras, Polisi Amankan Barang Bukti

"Hasil penyelidikan tim gabungan dari Polsek Tanjung Priok, Resmob, dan Jatanras dari Polres Metro Jakarta Utara pertama kami menyisir CCTV yang ada di sekitar lokasi," kata Yamin dikonfirmasi Minggu (15/1/2023).

Menurut Yamin, Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, diduga pelaku yang menyiramkan air keras kepada korban Jaenal Abidin, (34), berjumlah dua orang yang berboncengan mengendarai sepeda motor.

"Ada beberapa yang kami dalami, di situ terlihat memang pelaku ada dua orang, diduga menggunakan kendaraan motor roda dua jenis Mio," Ucap Yamin.

BACA JUGA: Disiram Air Keras, Pria di Tanjung Priok Ceburkan Diri Ke Got

Yamin juga menerangkan, di tempat kejadian perkara di kawasan Volker, Jalan R. E. Martadinata, Tanjung Priok, Jakarta Utara, polisi mendapati beberapa barang bukti.

"Barang bukti seperti bungkusan dan sisa air keras yang dipakai sudah kita amankan," terangnya. Menurut Yamin, air keras yang dipakai pelaku untuk menyiram korban diduga berjenis cairan HCL.

"Air keras jenis HCL kalau nggak salah, itu ada fotonya kok," sambungnya. Diberitakan sebelumnya, korban Jaenal Abidin tak kuasa menahan rasa panas ditubuhnya usai disiram air keras oleh orang tak dikenal (OTK).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya