"Pada saat di perjalanan tangannya dipegang oleh seorang penumpang ibu-ibu yang tidak di kenal dan berkata bahwa dirinya mirip dengan anak saya, menurut pengakuan anak tersebut," ungkapnya.
Namun, video yang beredar bahwa kejadian tersebut dinarasikan sebagai korban penculikan. Sehingga, menyebar luas dan meresahkan masyarakat.
"Kami pastikan kejadian tersebut bukanlah penculikan anak dan hoax. Atas kejadian ini pun pihak dari orang tua siswi tersebut sudah mengkarifikasi dengan membuat video klasifikasi yang menjelaskan kejadian tersebut (korban penculikan) bohong," tutupnya.
BACA JUGA:Kisah Heroik Anak SD Lolos dari Penculikan Usai Gigit Tangan Pelaku
(Awaludin)