MUAROJAMBI - Aksi nyeleneh seperti memberikan tanda cinta ke penonton, yang dilakukan terdakwa Kuat Ma'ruf (KM) dalam setiap persidangan membuat keluarga mendiang Brigadir J atau Nopriansyah Yosua Hutabarat menjadi geram.
"Keluarga juga geram melihat setiap persidangan dibuat percandaan, kaya mainan. Sedangkan hati keluarga sudah hancur," kata Tante mendiang Brigadir J atau Nopriansyah Yosua Hutabarat, Rosalin Simanjuntak, Selasa (14/2/2023).
Selain itu, ungkapnya, Kuat Ma'ruf terlihat santai di persidangan. "Iya, dia (KM) terlihat santai-santai saja di persidangan, kaya tidak ada beban".
"Malah kita lihat (Kuat Ma'ruf) terpuaskan melihat anak kami (Brigadir J) meninggal," tukas Rosalin.
Karena itu, dirinya heran dengan sikap Kuat Ma'ruf yang terlihat tidak ada beban sama sekali.
"Jadi, dia kita lihat dihukum berat senyum-senyum saja. Memang tidak ada beban, merasa puas melihat almarhum meninggal," tuturnya.
Sebelumnya, Rosalin Simanjuntak mengaku puas dengan vonis hakim kepada Kuat Ma'ruf yang divonis dua kali lipat dari tuntutan semula 8 tahun menjadi 15 tahun penjara.