MANADO - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Minahasa Utara, Sulawesi Utara, memperkirakan potensi peningkatan curah hujan masih memungkinkan.
"Memang perlu diwaspadai, apalagi kondisi suhu muka laut saat ini masih cenderung hangat sehingga potensi peningkatan curah hujan masih terjadi," kata Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Minahasa Utara, Chandra Buana, SST dilansir Antara, Rabu (15/2/2023).
Dia mengatakan hampir sebagian besar wilayah Sulawesi Utara puncak musim hujan di bulan Januari, setelah itu akan terus berangsur menurun.
"Hanya saja perlu diwaspadai di tanggal-tanggal tertentu di bulan Februari karena berpotensi terjadi cuaca ekstrem seperti di bulan Januari. Namun, intensitasnya menurun di bulan Februari," katanya.
Baca juga: Bibit Siklon Tropis 91P Terpantau di Teluk Carpentaria Selatan Papua, Waspada Dampaknya!
Di bulan Maret, kata dia, masih masuk pada musim hujan, sementara musim kemarau di wilayah Sulawesi Utara normalnya jatuh pada bulan Mei, Juli dan Juli.
Baca juga: Area Pabrik Konsentrat PT Freeport Diterjang Banjir dan Longsor
"Jadi kemungkinan di bulan Maret masih ada hujan karena terpantau saat ini untuk dinamika atmosfer masih dalam kondisi la nina lemah, tapi cenderung netral," katanya menjelaskan.