Kisah Jenderal TNI, Waktu Kecil Kerap Dorong Sepeda Soeharto saat Lewati Tanjakan

Abdul Malik Mubarok, Jurnalis
Senin 06 Maret 2023 08:30 WIB
Mayjen (Purn) Syaukat Banjarsari, Sesmilpres 1989-1993 (Foto: Buku Pak Harto The Untold Stories)
Share :

JAKARTA - Mayor Jenderal (Purn) TNI Syaukat Banjaransari, Sekretaris Militer Presiden tahun 1989-1993 memiliki pengalaman tak terlupakan. Saat kecil, dirinya kerap mendorong sepeda yang dinaiki Soeharto saat melewati tanjakan.

Syaukat kecil merupakan tetangga Soeharto ketika tinggal di Jalan Merbabu Kota Yogyakarta. Rumah Syaukat nomor 5, sedangkan Soeharto tinggal di rumah nomor. Peristiwa tak terlupakan itu terjadi pada 1948 saat Syaukat masih berusia 12 tahun. Saat Syaukat sedang asyik mengasah grip atau alat tulis di zaman itu di tepi jalan yang lokasinya tak jauh dari sekolah.

BACA JUGA:5 Kasus Pembunuhan Sadis di Indonesia yang Korbannya Dicor Semen 

Kemudian, melintas Soeharto naik sepeda. Karena jalannya menanjak, Soeharto yang saat itu berpangkat Letnan Kolonel (Letkol) TNI meminta tolong kepada Syaukat untuk mendorongnya.

"Ayo surung le, surung (ayo dorong nak, dorong)," kata Soeharto seperti dituturkan Syaukat dalam buku Pak Harto The Untold Stories dikutip.

Syaukat kecil dengan sigap langsung mendorong sepeda yang dinaiki Soeharto hingga puncak jalan. "Kesuwun, le (terima kasih, nak)," ucap Soeharto sambil meluncur di turunan jalan.

BACA JUGA:Kisah Jenderal Kopassus Keturunan Tionghoa Tumpas Teroris Pembajak Pesawat 

Syaukat kerap membantu Soeharto mendorong sepeda. Setiap ada kesempatan, ia melakukannya dengan riang membantu tentara muda itu sampai ke ujung tanjakan. Tak disangka, Syaukat mengikuti jejak Soeharto menjadi tentara. Ia melanjutkan pendidikan di Akademi Militer Nasional (AMN) yang waktu itu baru dibuka di Magelang setelah lulus dari SMAN 3 Padmanaba, Yogyakarta pada 1957.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya