Heru yang dalam posisi terdesak karena terus didorong dan dihina DR pun tetap berusaha tak melawan. Dalam keributan itu, bahkan Heru sempat diancam.
"Sampai ngomong kaya gini: tar kamu kalau ketemu di jalan kepalanya dipecahin, ini aku orang Medan," ungkapnya.
Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Gambir langsung turun ke lapangan untuk memediasi kedua belah pihaknya. Hasilnya, DR meminta maaf dan mengakui perbuatannya.
“Pada hari Kamis tanggal 9 Maret pukul 14.30 WIB kami mendapat laporan dari warga tentang adanya kejadian tidak mengenakan di tempat berjualan,” kata dia.
“Kasus ini sudah ditangani oleh Polsek Metro Gambir dan dilakukan langkah persuasif dengan mediasi kedua belah pihak,” pungkasnya.
(Awaludin)