Yudo menjelaskan, TNI tidak ingin menyerang KKB secara frontal untuk membebaskan pilot. Hal itu dilakukan karena mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat sipil.
"Kalau saya menggunakan operasi militer pun juga bisa, menyerang secara militer saya bisa, saya punya alat, punya apa namanya, punya prajurit yang profesional, tapi nanti siapa korbannya? Masyarakat pasti," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )