Gempa M7,3 Kepulauan Mentawai Dipengaruhi Aktivitas Subsduksi Lempeng Indo-Australia

Dimas Choirul, Jurnalis
Selasa 25 April 2023 08:14 WIB
Dwikorita. (Foto: Tangkapan layar)
Share :

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya gempa bermanitudo 7,3 di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Selasa (25/4/2024) pukul 03.00 WIB. Gempa tersebut merupakan gempa bumi dangkal yang dipengaruhi oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnavati saat konferensi pers, Selasa.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6.9. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,94° LS ; 98,38° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 177 km barat laut Kepulauan Mentawai Sumatera Barat pada kedalaman 23 km.

Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Siberut, Mentawai dengan skala intensitas VI MMI. Selain itu juga dirasakan di daerah Pasaman Barat, Padang Pariaman, Agam dan Padang dengan skala intensitas V MMI, di mana getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk.

BMKG telah mengeluarkan informasi peringatan dini terkait potensi gelombang tsunami atas gempa bumi M 7.3 dari Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Selasa (25/4/2023) pukul 03.00 WIB. Akan tetapi peringatan tsunami itu kemudian berakhir pada pukul 05.17 WIB.

Karena itu BMKG meminta masyarakat untuk tenang namun waspada khususnya untuk yang berada pada bangunan yang mengalami kerusakan. BMKG juga mengimbau masyarakat kembali ke tempatnya masing-masing untuk melanjutkan aktivitas.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya