Muhadjir mengatakan puncak arus balik gelombang kedua pada 30 April tidak akan sebanyak pada puncak arus balik pertama pada H+2 lebaran. Hal itu dikarenakan adanya tambahan hari libur pada Senin tanggal 1 Mei yang merupakan tanggal merah Hari Buruh yang kemungkinan juga akan dimanfaatkan masyarakat untuk balik lebaran.
“Puncak arus balik ke 2 pada H+7 (30 April) dipastikan tidak akan melampaui puncak pada H+2. Jadi kita Perkiraan hanya sekitar 140 ribu. Dengan begitu maka ini sesuai dengan rencana kita,” tuturnya.
Muhadjir juga menyatakan, perkembangan arus balik kendaraan ke Jabodetabek sejauh ini sudah lebih dari 67 persen dan tinggal sekitar 33 persen yang belum kembali ke Jabodetabek. Sementara, selama masa arus balik gelombang kedua akan tetap diberlakukan rekayasa lalu lintas one way dan contra flow di lintas Tol Trans Jawa. Namun demikian, menurutnya, pemberlakuan tergantung situasi dan kondisi yang ada di lapangan.
“Sangat mungkin ada perubahan kalau tidak sepadat yang kita perkirakan,” ucapnya.
(Khafid Mardiyansyah)