Soal menata pemerintahan, Prof. Zudan memulai dengan mengibaratkan Pemprov Sulbar seperti air di dalam sebuah botol. Dirinya sebagai PJ Gubenur, hadir di Sulbar sebagai garam, gula dan sirup memberi rasa dan warna dalam menjalankan roda pemerintahan di Provinsi Sulbar.
PJ Gubernur akan masuk ke OPD-OPD untuk menyesuaikan kondisi masing-masing OPD. Dalam melakukan perubahan, teorinya pada tiga hal yakni ekonomi, komunikasi dan teknologi.
"Saya akan menyesuaikan ke bapak-ibu. Kalau bapak-ibu menyesuaikan ke saya terlalu berat," tuturnya.
Hal paling penting adalah berkomunikasi yang baik. Prof. Zudan akan membuat nomor telpon khusus selama bertugas sebagai PJ Gubenur di Sulbar, kontak itu untuk membangun komunikasi dengan OPD.
Soal komunikasi, Prof. Zudan juga memberikan tips komunikasi yang baik dengan masyarakat termasuk dalam menerima aksi demonstrasi.
Diharapkan aksi demonstrasi sebaiknya disebut pertemuan silaturahmi atau audiensi agar Sulbar bukan dikenal sebagai provinsi pendemo, sehingga Sulbar terkenal di luar karena positifnya, bukan dikenal karena tidak baiknya.