Pertarungan Belum Usai, Erdogan Berniat Rebut Kembali Istanbul Usai Menangi Pilpres

Susi Susanti, Jurnalis
Kamis 01 Juni 2023 15:32 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (Foto: Anadolu Agency)
Share :

“Baik Anda maupun keputusan pengadilan palsu Anda tidak akan pernah mengambil alih Istanbul,” katanya, menambahkan bahwa kota itu telah menjadi ibu kota dunia yang patut dicontoh di mana semua agama dan budaya hidup bersama dan itu juga merupakan pusat keadilan, toleransi dan rasa hormat untuk hukum.

Analis mengatakan bahwa Erdogan telah mengambil sejumlah langkah sejak 2019 untuk mengesampingkan Imamoglu, mengetahui bahwa dia akan menjadi kandidat terkuat oposisi.

Survei pada 2021 oleh MetroPoll menunjukkan bahwa, jika ada pemilihan presiden di mana Erdogan dan Imamoglu mencalonkan diri, Imamoglu akan memenangkan hampir 50% suara sedangkan Erdogan akan memenangkan hampir 39%.

Namun tahun lalu, Imamoglu dijatuhi hukuman dua tahun, tujuh bulan dan 15 hari penjara dan dilarang melakukan aktivitas politik karena menghina Dewan Pemilihan Tertinggi Turki (YSK). Human Rights Watch menyebut hukuman itu sebagai "serangan yang tidak dapat dibenarkan dan diperhitungkan secara politis terhadap oposisi politik Turki menjelang pemilu 2023."

Pengacara Imamoglu mengatakan mereka bermaksud untuk mengajukan banding atas putusan tersebut, tetapi jika keputusan tersebut ditegakkan maka walikota tidak akan diizinkan untuk berpartisipasi dalam jabatan publik.

Berk Esen, asisten profesor ilmu politik di Universitas Sabanci di Istanbul mengatakan Erdogan pada 2019 dengan cepat melihat bahwa dia menghadapi calon pemenang.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya