Setelah memaki, pria itu pergi. Namun tidak lama, pria ini kembali datang dan tetap tidak menggunakan helm. Dia kembali memaki-maki Doni.
3. Polantas Ditampar
Saat itu, Taufik juga mempertanyakan terkait pos polisi yang ada di perempatan jalan mengapa tidak ada bendera. Hal ini memicu terjadinya perdebatan.
Saat perdebatan itu, pria yang diketahui mantan anggota TNI tersebut menampar Doni. Meski ditampar, Doni tetap berusaha tenang dan tidak melawan.
"Saya bilang ke bapak itu bahwa mengapa tidak ada bendera di pos karena pos itu sudah lama tak berfungsi karena terendam banjir terus. Jadi memang sudah lama pos itu tidak berfungsi. Di sana dia kembali memaki-maki saya dan dia menampar saya walau tidak terlalu kuat tidak membekas. Namun, saya tetap menjaga dirinya. Saya tidak mau melawan karena bapak itu sudah tua," katanya.
4. Berdamai
Setelah video kejadian itu viral, pihak Polsek Lirik mendatangi rumah Taufik. Taufik kemudian dibawa ke Polsek Lirik untuk ditanya terkait ucapannya itu. Dia pun dipertemukan dengan Bripka Doni.
"Di sana kita berdamai, dia meminta maaf. Namun, sepertinya dia tidak tulus gitu, dia seolah meminta saya untuk meminta maaf ke dirinya juga. Namun, ketika saya tanya apa salah saya kepadanya, dia tidak bisa menjawab. Jadi ya tidak apalah, saya tidak mempermasalkan. Saya tidak membuat laporan polisi karena kasihan bapak itu sudah tua," imbuh Doni anggota Polres Inhu yang di BKO kan ke Polsek Lirik itu.