Usai Gelar Fogging di Bandengan, Perindo Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

Eddie Prayitno, Jurnalis
Minggu 02 Juli 2023 16:01 WIB
Perindo Fogging kawasan kumuh di Kendal (Foto: MPI)
Share :

JAKARTA - Partai Perindo menggelar fogging di kawasan kumuh Bandengan, Kota Kendal, Jawa Tengah, Minggu (2/7/2023).

Aksi fogging tersebut dilakukan usai Partai Perindo menerima keluhan warga tentang banyaknya nyamuk di lokasi.

Wakil Ketua DPW Partai Perindo Jawa Tengah, Beny Setiyono mengatakan bahwa fogging dilakukan di kawasan kumuh Bandengan, Kendal, atas permintaan warga.

"Bersama DPD Partai Perindo Kendal, pihaknya merespons permintaan warga yang ingin lingkungannya di fogging," ujarnya.

Beny Setiyono menambahkan bahwa selain dilakukan penyemprotan peran aktif masyarakat harus diperhatikan untuk menjaga kebersihan lingkungan.

"Karena fogging tidak cukup jika kebersihan lingkungan tidak dijaga. Nantinya penyemprotan ini akan dilakukan rutin di kawasan ini untuk memutus mata rantai nyamuk penyebar demam berdarah," kata dia.

Sebelumnya, Sadir, warga Kelurahan Bandengan menyatakan bahwa jentik nyamuk berkembang biak dengan cepat dan warga selalu terganggu dengan nyamuk baik pagi dan malam hari.

Meski sudah menggunakan obat nyamuk baik bakar maupun lotion, namun warga kesal dengan serbuan nyamuk. "Sudah berupaya melakukan pembersihan namun saluran yang tidak berfungsi dengan baik membuat tempat bersarangnya nyamuk," kata dia.

 BACA JUGA:

Apalagi, kata dia, musim pancaroba seperti sekarang nyamuk bisa menyebarkan penyakit demam berdarah sehingga warga khawatir dan takut. "Warga di sini sudah ada yang terkena demam berdarah dan menyebar karena nyamuknya sangat banyak sekali," ucap dia.

 BACA JUGA:

Sadir menambahkan bahwa kawasan kampung nelayan ini sangat padat dengan saluran air banyak yang tidak berfungsi.

"Akibatnya nyamuk dengan mudah dan cepat berkembang biak serta menganggu warga sekitar. Warga meminta bantuan Partai Perindo untuk melakukan penyemprotan nyamuk di kawasan kumuh ini dengan penyemprotan ini setidaknya bisa mengurangi jumlah nyamuk yang menganggu warga," tutur dia.

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya