Adapun alasan S menyimpan bayinya di lemari es lantaran saat pulang membawa jasad bayinya, S dihubungi oleh pihak rumah sakit karena sang istri mengalami pendarahan hingga harus di rawat ICU. Di saat yang bersamaan, kedua anak sambung dari suami pertama sang istri yang masih berusia balita menangis karena ditinggalkan di RSUD, sehingga S balik ke rumah sakit.
"Kemudian, karena panik dan tidak memiliki keluarga di sekitar kontrakannya, sebelum balik ke rumah sakit S berinisiatif menyimpan sementara jenazah sang bayi di lemari es agar tidak membusuk," jelas Kapolsek.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami dan mengklarifikasi beberapa pihak guna mengetahui peristiwa yang terjadi.
Polisi juga sudah koordinasi dengan Pemda setempat dan Dinas Sosial Kota Tangerang, untuk membantu perawatan istri S dan menitipkan S beserta kedua anak balitanya untuk dirawat di Dinsos Kota Tangerang, mengingat S tidak memiliki pekerjaan tetap dan kedua anak balitanya masih perlu perhatian khusus.
(Arief Setyadi )