JAKARTA - Ketua PP Muhammadiyah, Dadang Kahmad menanggapi terkait kabar tewasnya tiga orang di Danau Kuari usai melakukan ritual pengobatan alternatif di Cigudeg, Kabupaten Bogor., Jawa Barat. Dadang sungguh menyayangkan kejadian tersebut.
"Innalillahi wainnailaihi sungguh sangat menyedihkan berobat kepada bukan ahlinya. Jadilah korban dan telah banyak kejadian seperti itu," kata Dadang melalui pesan singkatnya kepada MNC Portal, Minggu (16/7/2023).
Atas kejadian tersebut, dirinya menyarankan agar masyarakat untuk melakukan pengobatan kepada ahlinya. Dalam hal ini, dokter atau rumah sakit di sekitar lingkungan mereka, agar tidak kembali kejadian tersebut.
"Sebaiknya berobatlah kepada dokter atau rumah sakit karena mereka adalah ahlinya dan belajar tentang hal tersebut," tuturnya.
Sebagai informasi, sang 'guru spiritual' berinisial AN ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
"Sudah (tersangka)," kata Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro dikonfirmasi MNC Portal, Minggu.
Kata dia, AN disangkakan dengan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang membuat ketiga orang tersebut meninggal dunia. Saat ini, guru spiritual itu sudah ditahan oleh penyidik di Mapolres Bogor.
"(Pasal) 359 kelalaian," tutupnya.
AN memang dikenal sebagai sosok yang dianggap bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. Adapun memang salah satu ritualnya memandikan pasien di danau tersebut.
"AN sebagai pengobat alternatif, hasil pemeriksaan sebelumnya juga telah memandikan di danau tersebut. Warga yang datang minta diobati dia obati," katanya.
Wagiman menambahkan, polisi sudah memeriksa sebanyak 7 orang saksi. Polisi terus melakukan penyelidikan lebih lanjut ada tidaknya unsur pidana dalam kasus yang merenggut 3 nyawa ini.
(Arief Setyadi )