Dia menegaskan bahwa meski dari segi fasilitas, anggaran, dan teknologi militer Indonesia mungkin sedikit tertinggal, hal yang paling membanggakan adalah semangat cinta tanah air untuk membela NKRI.
Mengakhiri pidatonya, Mahfud menyampaikan terima kasih pada para pimpinan TNI, terutama TNI AL yang menjadikan dirinya sebagai warga kehormatan korps marinir.
“Mudah-mudahan ini menjadi pengingat bagi saya untuk bersama-sama seluruh rakyat Indonesia bersama seluruh TNI berjuang mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutupnya.
(Rahman Asmardika)