Di Bawah Bayang-Bayang Persaingan AS-China, Sekutu Arab Terjebak dalam Kompetisi yang Makin Intensif

Susi Susanti, Jurnalis
Selasa 15 Agustus 2023 15:22 WIB
Negara Teluk terjebak dibawah bayang-bayang persaingan AS-China (Foto: China Daily/Reuters)
Share :

Arab Saudi mungkin sedang menguji komitmen itu sekarang. Sekarang dilaporkan menuntut agar pemerintahan Biden memperpanjang jaminan keamanan dalam bentuk perjanjian formal sebagai imbalan atas pengakuan Riyadh terhadap Israel. Menurut Wall Street Journal, AS ingin Arab Saudi menjauhkan diri secara ekonomi dan militer dari Beijing sebagai gantinya.

Alhasan mengatakan bahwa Arab Saudi kemungkinan akan mempertimbangkan kemungkinan perubahan dalam pemerintahan AS tahun depan sebelum "melakukan tawar-menawar besar" dengan Washington, karena khawatir hal itu akan dibatalkan pada saat pemerintahan baru.

Keinginan China untuk menjadi pemain senjata global bukanlah rahasia. Presiden Xi Jinping mengatakan bahwa membangun militer yang kuat adalah komponen kunci dari era baru “peremajaan” bangsa.

AS mengawasi dengan cermat. Seorang pejabat Amerika tahun lalu memilih China sebagai “satu-satunya negara yang secara geopolitik memiliki potensi kekuatan untuk menjadi tantangan signifikan bagi Amerika Serikat.”

Tetapi para analis mengatakan akan membutuhkan waktu bagi Beijing untuk menantang teknologi AS dan penjangkauan militer, terutama di Timur Tengah yang secara tradisional memainkan peran militer kecil.

“China menghadirkan alternatif dan opsi (untuk negara-negara Teluk),” Yun Sun, direktur Program China di think tank Stimson Center yang berbasis di Washington, mengatakan kepada CNN. “China tertarik untuk menantang dan merongrong pengaruh tradisional AS di wilayah tersebut, tetapi tidak memiliki kapasitas atau keinginan untuk menggantikan AS di wilayah tersebut,” katanya.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya