Saat MPR mengamendemen konstitusi yang membuka ruang pemilihan langsung presiden-wakil presiden, momen ini menjadi loncatan sejarah bagi SBY. Masih sebagai menteri, dia mulai memikirkan untuk terjun ke politik praktis.
Pada 2001, SBY mulai merancang pendirian partai politik. "(Pada) 12 Agustus 2001 sebuah pertemuan berlangsung di Hotel Hilton (kini Hotel Sultan) yang dipimpin langsung SBY. Dalam pertemuan itu mencuat keinginan untuk mendirikan partai politik," tulis Akbar Faizal dan Dwitri Waluyo dalam buku 'Partai Demokrat & SBY: Mencari Jawab Sebuah Masa Depan' (hal 43).
Partai Demokrat akhirnya berdiri dengan SBY sebagai ketua umum. Saat pemilihan presiden 2004, lembaran sejarah kembali dituliskan mantan Kasdam Jaya itu. SBY yang berpasangan dengan Jusuf Kalla menjadi pemenang.
(Arief Setyadi )