SURABAYA - Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Wantimpus) Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/Polri (GM FKPPI) Periode 2019-2024 sekaligus Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah, meminta pada tahun politik ini kader ataupun anggota GM FKPPI terlibat aktif dalam menjaga kondusivitas keamanan dan bersikap netral pada Pemilu 2024.
“GM FKPPI juga mempunyai hak politik, namun politik GM FKPPI bukan politik primodial apalagi politik sektarian, karena kita menolak politik identitas," kata Basarah, Sabtu (16/9/2023).
"Politik GM FKPPI juga bukan politik golongan, apalagi politik partisan, karena kita bukan milik satu golongan atau partai politik tertentu. Akan tetapi, politik GM FKPPI adalah politik negara sebagaimana garis-garis politik TNI/Polri yang tegak lurus untuk negara,” ujarnya.
Basarah mengatakan, GM FKPPI telah melahirkan kader yang memiliki potensi luar biasa pada bidang masing-masing dan berkiprah di bidang yang lainnya. Baik bidang pemerintahan, dunia usaha perguruan tinggi dan lain-lain.
"Kader GM FKPPI harus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas kaderisasi agar bisa memberikan kontribusi nyata bagi negara," katanya.
Menurutnya, hal ini perlu ditekankan karena posisi ideologis dan politik GM FKPPI sama dengan politik TNI/Polri yakni tegak lurus pada politik negara. Dan, kepada negara yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia sebagai panglima tertinggi. GM FKPPI, kata dia, adalah organisasi yang menjadi anak kandung TNI/Polri.
"Baik anak kandung biologis maupun anak kandung ideologis. GM FKPPI secara organisasi tidak tergabung dalam organisasi politik tertentu. Ini karena kader GM FKPPI banyak yang mengabdi pada sejumlah partai politik," tuturnya.