Ketika Panglima Tumapel Merebut Tahta Kerajaan

Avirista Midaada, Jurnalis
Senin 18 September 2023 05:28 WIB
Illustrasi Perang Kerajaan (foto: dok ist)
Share :

Ketika kekusaan Tunggul Ametung di ujung tanduk karena gerakan politik Arok itu, Kebo Ijo juga mulai melancarkan gerakannya untuk merebut tahta Tumapel. Dalam gerakannya ini, Kebo Ijo menjalin konspirasi dengan Mpu Gandring, seorang ahli pembuat senjata.

Namun di akhir gerakannya, Kebo Ijo justru berseteru dengan Gandring. Selain Mpu Gandring, orang yang juga satu blok dengan Kebo Ijo ini adalah pendeta Balakangka, pendeta yang ditugaskan di Tumapel. Rupanya Kebo Ijo, Mpu Gandring, dan Balakangka menyusun rencana untuk menumbangkan Tunggul Ametung sekaligus menghabisi Arok.

Namun pada akhirnya, gerakan mereka ini gagal sehingga Gandring pun terbunuh, sementara Kebo Ijo dan Balakangka kelak menjadi seorang narapidana yang mengakhiri hidupnya di pengadilan karena terbukti melakukan kejahatan. Kebo Ijo terbukti sebagai pembunuh Tunggul Ametung, sementara Balakangka terbukti menghasut Tunggul Ametung untuk menindas dan merampas rakyat.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya