Trump membantah melakukan kesalahan apa pun. Awal pekan ini di platform media sosialnya Truth Social, dia menyerang Engoron karena melakukan apa yang dia klaim sebagai perburuan penyihir yang bermotif politik.
Di antara beberapa keputusan, Hakim Engoron menetapkan Trump menilai terlalu tinggi propertinya di Mar-a-Lago, Florida sebesar 2.300% dan mengklaim Trump Tower di New York berukuran tiga kali lipat dari ukuran sebenarnya.
James menuduh Trump mengeluarkan catatan palsu ini untuk mendapatkan persyaratan pinjaman dan asuransi yang lebih baik serta membayar pajak lebih sedikit.
Keputusan Engoron sangat membatasi kemampuan Trump untuk menjalankan bisnis di New York, tempat ia meluncurkan kerajaan real estatnya.
Trump Organization dapat terpaksa menyerahkan kendali atas properti mereka kepada penerima yang ditunjuk pengadilan, atau pada akhirnya harus menjual beberapa properti milik mereka.