Ia menuturkan, kamera CCTV berada di dalam kelas dan area selasar di lantai empat sekolah korban. Dari keterangan saksi yang telah diperoleh, korban mulanya hendak merokok melalui jendela bolong di dalam kelas.
“Jendelanya itu engga ada teralinya, kami sudah cek TKP. Kaca biasanya jendela sekolah itu kan ada kaca terus ada besinya, tetapi itu engga ada,” ujarnya.
Lebih lanjut, sejauh ini kata Hasoloan, pihaknya telah memeriksa lima orang saksi. Kelima saksi itu merupakan teman-teman korban dan pihak sekolah.
Sebelumnya, korban DR (16) ditemukan di belakang gedung sekolahnya tepatnya di sebuah gang pemukiman warga. Korban ditemukan sekitar pukul 09.30-09.45 WIB.
(Awaludin)