Kata dia, pihak Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Barat masih akan melakukan uji laboratorium untuk mengetahui kandungan gas.
"Kalau mengandung apa kami belum bisa menginformasikan karena kami sudah mengkomunikasinya kepada ESDM provinsi yang mempunyai kewenangannya. Tadi pun sudah datang dan sudah mengambil sampel untuk hasil selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh mereka," tutupnya.
Sebelumnya, semburan air bercampur gas muncul di Kampung Leuwi Kotok, Desa Pasirlaja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor pada Rabu 11 Oktober 2023. Semburan air itu muncul setelah ada pengeboran sumur bor sedalam 130 meter.
Namun, sekira pukul 11.30 WIB siang tadi semburan mendadak berhenti. Saat ini, warga masih belum dapat mendekat ke lokasi dan masih diminta mengungsi sampai kondisi dinyatakan aman.
(Erha Aprili Ramadhoni)