Lebih lanjut dia mengatakan setidaknya masih ada masih ada sepuluh WNI di Gaza yang terdiri dari lima anak-anak dan lima orang dewasa. Sepuluh orang itu termasuk anggota MRC yang bekerja di RS Indonesia Gaza dan ada juga relawan indonesia yang tinggal di Gaza.
“Sampai sekarang, perbatasan itu tertutup untuk dilalui manusia, hanya ada supply bantuan kemanusiaan, jadi tidak ada yang bisa masuk ke Gaza maupun keluar dari Gaza," tuturnya.
(Angkasa Yudhistira)