JAKARTA - Letjen TNI (Purn) Agus Rohman mengenang saat bertugas di daerah operasi Timor Timur yang sekarang menjadi Timor Leste pada tahun 1994. Saat itu, dirinya masih berpangkat Lettu.
Mantan ajudan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menceritakan pengalaman menegangkan kala mendapat tugas dari pimpinan mengantarkan uang ke Timor Timur. Tugas itu, kenang dia, harus dijalaninya dengan bertaruh nyawa karena sewaktu-waktu bisa berhadapan dengan separatis.
Lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1988 ini menjabat sebagai Kasi-4/Log Yonif Linud 330/Tri Dharma Kostrad saat mendapat penugasan tersebut. Hal itu sekaligus menjadi pengalaman pertama kali ditugaskan di medan pelagan meski bukan berada di garis depan.
Agus berperan untuk menyiapkan dan mendistribusikan segala kebutuhan logistik tentara di garis depan. Tentunya, hal itu merupakan tantangan sebagai perwira muda.
"Kamu harus antar uang ini ke Lospalos," perintah Komandan Batalyon Infanteri L 330/TD kepada Lettu Inf Agus Rohman melalui radio racal dikutip dari buku biografinya berjudul "Panglima dari Bandung Selatan, 88 Praktik Kepemimpinan Ala Mayjen TNI H Agus Rohman, S.I.P., M.I.P", seperti dikutip, Jumat (27/10/2023).
"Siap!" tegas Agus Rohman.
Kala itu, lanjutnya, suasana pun menjadi hening seketika.
"Izin bertanya, Komandan. Kenapa tidak kemarin saja uang ini diberikan?" lanjutnya.