Survei Charta Politika: Ganjar-Mahfud Berpeluang Rebound Prabowo-Gibran Pasca-Putusan MK

Khafid Mardiyansyah, Jurnalis
Senin 06 November 2023 20:56 WIB
Share :

JAKARTA - Lembaga survei Charta Politika Indonesia memetakan elektabilitas calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres) di dalam survei bertajuk "Peta Elektoral Pasca Putusan MK & Pendaftaran Capres - Cawapres" pada periode 26-31 Oktober 2023.

Berdasarkan simulasi pasangan Capres-Cawapres head to head, elektabilitas Ganjar Pranowo - Mahfud MD bersaing ketat terus tempel Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Ganjar - Mahfud mengantongi elektabilitas sebesar 40,6 persen, sedangkan Prabowo - Gibran 43,5 persen.

"Prabowo - Gibran dengan Ganjar - Mahfud ada di angka 43,5 persen melawan 40,6 persen jadi selisih 2,9 persen," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya saat membeberkan hasil survei melalui kanal YouTube "Charta Politika Indonesia", Senin (6/11/23).

Namun, melihat kondisi perpolitikan saat ini khususnya pasca putusan MK soal batas usia capres-cawapres yang dinilai akan menimbulkan perspektif negatif dari masyarakat, ada potensi Ganjar-Mahfud bisa menyalip atau rebound pasangan Prabowo-Gibran.

Yunarto menilai elektabilitas Prabowo Subianto telah mengalami penurunan pasca putusan MK dan pendaftaran capres-cawapres dilakukan.

Dari survei itu dapat dilihat tren elektabilitas Prabowo - Gibran periode 13-17 Oktober dan 26-31 Oktober merosot 2,5 persen dalam kurun waktu satu bulan.

"Artinya terkonfirmasi ada pola yang sama bahwa ada kecenderungan di tiga nama tidak banyak berubah, tapi penurunan cukup tajam terhadap Pak Prabowo itu terjadi ketika simulasi dua nama," jelas Yunarto.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya