"Puncak upacaranya, adalah upacara Apodgala Dwijati, berupa prosesi mediksa untuk menjadi sulinggih yang diawali dengan melukat, seda raga, sebelum akhirnya dinobatkan menjadi sulinggih," ungkap Soma.
Sekretaris DPW Partai Perindo Bali, I Nyoman Widana yang hadir langsung dalam upacara sakral tersebut, sangat mengapresasi dan mendukung upacara untuk penobatan sulinggih.
Setelah menjalani semua prosesi Apodgala Dwijati, keduanya bergelar Ida Pandita Mpu Wiradnyananda, dan Ida Pandita Mpu Stri Wiradnyananda. Setelah Ida Bhawati menjadi sulinggih, diharapkan bisa mengabdi kepada umat Hindu yang ada di Desa Taman Bali, Kabupaten Bangli.
(Khafid Mardiyansyah)