Lebih lanjut, Efriza mengatakan, situasi saling tuding seperti ini layaknya politik yang menyandera antara salah satu partai dengan institusi lain. Mestinya, beredarnya isu pakta integritas BIN yang mendukung Ganjar-Mahfud mesti diselesaikan dulu. Bukan menuduh institusi lain bermain curang.
"Memang apa yang terjadi harus disikapi dulu terkait pakta integritas BIN yang mendukung Ganjar-Mahfud apa ini benar atau hoaks, selesaikan satu hal dulu," kata Efriza.
"Bukan malah saling mengaburkan dan terkesan tidak ada kepercayaan akan antar institusi. Terkesan bukan sekadar khawatir proses pemilu akan terjadi kecurangan malah menuding kecurangan ini sedang berproses," ujarnya.
(Angkasa Yudhistira)