Program ini pun diyakini bisa terealisasi mengingat pengalaman Ganjar Pranowo yang sukses membangun 71 puskesmas selama menjabat Gubernur Jawa Tengah.
"Provinsi Jawa Tengah mengucurkan bantuan keuangan Puskesmas sebesar Rp161.078.692.803 pada tahun 2013-2020," tandasnya.
Sebelumnya, TPN Ganjar-Mahfud mencatat, saat ini hanya 12,78 persen desa yang memiliki akses ke puskesmas. Sedangkan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Pustu) hanya di 31,24 persen total desa.
Selain itu, hanya tersedia 120.000 dokter untuk 270 juta penduduk di Indonesia. Sehingga, diperkirakan masih kurang 150.000 dokter.
Melalui program ini, diharapkan dapat memberikan akses kesehatan kepada 11 ribu desa tertinggal dan sangat tertinggal.
"Diharapkan program ini dapat menanggulangi masalah rendahnya rasio dokter per 1000 penduduk di Indonesia yang mash di bawah standar, ditambah kondisi dengan hanya 5,5 persen desa di Indonesia yang memiliki puskesmas," katanya.
(Fakhrizal Fakhri )