Alam pun memperoleh informasi perkembangan sejarah Bone. Meski, sempat menjadi penguasa utama di Sulawesi Selatan, Bone akhirnya berada di bawah kendali Belanda pada 1905.
"Berbagai macam sejarah Bone dari masa pra sejarah sampai setelah jadi Republik Indonesia semua ada di sini," lanjut Alam.
Alam pun mengapresiasi kedatangan masyarakat yang luar biasa antusias. Alam berpesan kepada generasi muda untuk menjaga nilai-nilai sejarah, salah satunya dengan mempertahankan eksistensi museum.
"Ada beberapa teman-teman dari Bone mengembangkan museum pake VR, terus tadi di VR itu kita bisa eksplor berbagai macam rumah adat di Sulawesi Selatan, ayo kita ke museum kita kembangkan menggunakan kreativitas anak muda sehingga museum tersebut semakin menarik," pungkas Alam.
(Arief Setyadi )