Letkol Atang Sutresna, Dandenpur Kopassus yang Dihujani Peluru saat Hendak Kibarkan Merah Putih

Awaludin, Jurnalis
Minggu 24 Desember 2023 07:01 WIB
Atang Sutresna (foto: dok ist)
Share :

JAKARTA - Pada 7 Desember 1975. Letnan Kolonel Inf (Anumerta) Atang Sutresna gugur ditembak pasukan Fretilin, sesaat setelah mengibarkan Bendera Merah Putih di kantor Gubernur Timor Portugis, pada Operasi Seroja di Dili, Timor Timur.

Perwira Komando Pasukan Sandhi Yudha (Kopassandha), kini Kopassus itu, melakukan aksi heroik. Ia mengibarkan bendera merah putih di tengah terjangan peluru musuh.

Kisahnya diceritakan dalam buku "Letjen (Purn) Soegito: Bakti Seorang Prajurit Stoottroepen". Atang yang kala itu masih berpangkat Mayor diterjunkan bersama 35 prajurit Yonif Linud 501 Kostrad.

Bersama 19 prajurit Komando Pasukan Sandhi Yudha (Kopassandha) yang kini bernama Kopassus, Mayor Atang yang lahir di Tasikmalaya, 22 Agustus 1943 itu tergabung dalam Operasi Seroja. Dia ditugaskan merebut sejumlah lokasi strategis, di antaranya, kantor gubernur, lapangan terbang dan pelabuhan.

Sebagai Komandan Detasemen Tempur (Dandenpur) I Nanggala V Grup 1 Kopassandha, Mayor Atang juga mendapat tugas tambahan yakni membantu mengamankan prajurit Korps Marinir yang akan mendarat melalui jalur laut dan mengibarkan bendera Merah Putih untuk memberi tanda lokasi yang sudah direbut dari tangan musuh.

Tepat tanggal 7 Desember 1975, menjelang subuh seluruh pasukan diterjunkan dari pesawat C-130 Hercules. Nahas, belum sempat mendarat, pasukan Fretilin menghujani pasukan Mayor Atang dengan tembakan membabi buta. Akibatnya, beberapa prajurit tewas terkena peluru saat payung masih mengembang di udara.

Setelah mencapai darat, Mayor Atang bersama dua anggotanya yakni, Koptu Sugeng dan Koptu Suhar bergerak maju untuk merebut tempat-tempat strategis. Di bawah hujan tembakan musuh, Mayor Atang kemudian meminta kedua anggotanya untuk mengibarkan bendera Merah Putih.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya